Cari Blog Ini

Blog ini di dedikasikan kepada tim pewaris negeri "OASE club" untuk mengasah bakat dan kreatifitas mereka.
Tampilkan postingan dengan label nasehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nasehat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Januari 2015

Kriteria Pasangan Hidup

Bagaimanakah kriteria menjadi suami atau istri yang layak untuk kita pilih. Simak yuk rangkuman pengajian pagi yang saya dengarkan hari ini:
1. TIDAK SYIRIK
Laki-laki atau perempuan yang melakukan syirik. Menyekutukan Allah dalam bentuk apapun maka tidak layak untuk dijadikan kriteria sebagai suami atau istri. Seseorang yang melakukan kesyirikan membuktikan bahwa aqidahnya tidak benar dan akidah yang tidak benar sangat bahaya bagi kehidupan kita di dunia dan diakhirat. Ingatlah suami atau istri kita dapat menjadi kunci surga atau kunci neraka kita. Maka selagi kita punya kesempatan untuk mengoreksi diri maka harus segera kita koreksi akidah kita. Jangan sampai kita melencong pada akidah yang salah. Dan semoga kita mendapatkan pasangan dengan akidah yang lurus

2. TIDAK MENINGGALKAN SHOLAT
Laki-laki atau perempuan yang meninggalkan sholat tidak layak dipilih menjadi pasangan kita. Sholat adalah amalan pertama yang di hitung oleh Allah SWT. Jika sholatnya bagus maka bagus pula amalannya yang lain. Sholat adalah bukti penghambaan kita kepada Allah SWT, karena sebenarnya bukan Allah yang butuh sholat kita namun, kitalah yang butuh sholat. Sholat adalah bukti tunduk, patuh dan cinta kita kepada Allah SWT. Jika Allah SWT saja bisa ditipu oleh dia maka bagaimana kita bisa mempercayakan diri kita pada orang yang tidak mencintai Allah SWT. Jika Allah SWT yang merupakan penciptanya tidak mendapatkan cinta darinya mana mungkin kita mendapatkan cinta darinya. apakah dia akan membela kita di hadapan Allah SWT nantinya? maka jawabannya adalah tidak

3. MENJAGA PERGAULAN
Laki-laki dan perempuan yang tidak menjaga pergaulannya dengan lawan jenis sangat tidak layak menjadi pilihan pendamping kita. Apakah kita rela jika pasangan kita memegang atau bergaul secara bebas dengan orang lain. Apakah kita tidak akan cemburu melihat pasangan kita bergaul dengan bebas dengan orang lain. Jika kita mencintainya maka kita akan cemburu di buatnya.

itulah kriteria seseorang yang layak menjadi suami atau istri kita. namun, sebelum kita menemukan seseorang dengan kriteria-kriteria tersebut sudah selayaknya kita memperbaiki diri kita terlenih dahulu.
Karena lai-laki yang baik hanya untuk perempuan yang baik dan begitu juga sebaliknya.
Sampai ketemu di rangkuman pengajian kita lain lkali

Senin, 20 Oktober 2014

Do'a Dalam Bentuk Yang Lain


Sahabat....
Sering kali meminta pada Allah kefahaman akan ilmu yang di ajarkan oleh guru kita di sekolah dan Allah memberi kita guru yang begitu disiplin akan tugas-tugas yang diberikan
Sering kali kita meminta Allah kekuatan dalam mencari ilmu dan Allah memberi kita tugas sekolah yang menumpuk-numpuk
Sering kali kita meminta pada Allah kesabaran dalam menuntut ilmu dan allah memberi kita materi yang sulit di pahami
Sering kali kita meminta pada Allah keteguhan dalam dalam jalan pencarian ilmu dan Allah menyediakan suatu ilmu yang sangat sulit masuk ke dalam pikiran kita
Sahabat...
Allah akan menempa kita menjadi sesuatu yang lebih berguna. Seperti halnya batang besi harus di tempa pada api yang panas di dipukul dengan palu untuk membuatnya memjadi pisau yang tajam.
Jangan sekalipun berpikir bahwa Allah tidak mengabulkan do'a kita karena sesungguhnya Allah sedang mengajadi kita untuk menjadi orang yang faham secara menyeluruh, orang yang kuat, sabar dan teguh dalam menuntut ilmu. 
Allah punya cara yang indah untuk menjadikan kita lebih bermakna.
Semoga kita tidak menyerah dalam menuntut ilmu dan ilmu yang kita pelajari menjadi ilmu yang bermanfaat. Amin.

Jumat, 23 Mei 2014

Terlepas dari Pemimpin yang Dzalim

"Dan demikianlah Kami jadikan sebagian orang-orang yang zalim berteman dengan sesamanya, sesuai dengan apa yang mereka kerjakan." (QS. Al-An'am : 129)

"Baginya (manusia) ada malaikat-mailakat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan kepada suatu kaum maka tidak ada yang dapat menolaknya dan tidak pelindung bagi mereka selain Dia." (QS Ar-Radu : 11)

Jika engkau berkata pemimpin di zaman ini tidak sama dengan para pemimpin di zaman yang telah lalu, maka rakyat di zaman ini tidak sama dengan rakyat di zaman dahulu. Jika engkau mencela pemimpinmu bila dibandingka dengan pemimpin di zaman dahulu maka pemimpinmu berhak mencela rakyatnya karena rakyatnya tidak sama dengan rakyat zaman dahulu.  Maka apabila pemimpinmu menzhalimimu maka dia akan menanggung dosanya dan engkau bersabarlah.

Kedua ayat tersebut adalah indikasi bahwa jika selama rakyat terus menerus melakukan kezaliman maka Allah akan menghukum mereka dengan terpilihnya pemimpin zalim setipe/sama zalimnya dengan rakyat yang dipimpinnya. Maka jika mereka ingin lepas dari pemimpin yang zalim, mereka harus terlebih dahulu terlepas atau berhenti melakukan kedhaliman.

Jadi, sahabat saat ini yang perlu kita cari bukanlah hanya pemimpin yang terbaik untuk negeri kita. Namun, kita harus mulai memperbaiki diri kita sendiri, menjauhi kedzaliman agar pemimpin yang akan kita miliki adalah pemimpin yang baik. Wallahu 'alam

Selasa, 20 Mei 2014

6 KARAKTERISTIK SEORANG PEMIMPIN

Setiap Abdullah bin 'Umar berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya. Imam adalah pemimpin yang akan diminta pertanggung jawaban atas rakyatnya. Seorang suami adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban atas keluarganya. Seorang isteri adalah pemimpin di dalam urusan rumah tangga suaminya, dan akan dimintai pertanggung jawaban atas urusan rumah tangga tersebut. Seorang pembantu adalah pemimpin dalam urusan harta tuannya, dan akan dimintai pertanggung jawaban atas urusan tanggung jawabnya tersebut.\" Aku menduga Ibnu 'Umar menyebutkan: "Dan seorang laki-laki adalah pemimpin atas harta bapaknya, dan akan dimintai pertanggung jawaban atasnya. Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya."(Hr Bukhari)
Islam telah mengajarkan umutnya untuk memiliki pemimpin. Bahkan dalam sebuah hadis hasan disebutkan bahwa; “Jika tiga orang berada dalam satu perjalanan. Maka hendaklah mereka mengangkat salah satu dari mereka menjadi pemimpin.” (HR Abu Dawud)
Praktik nyata tentang kepemimpinan dalam Islam pada kehidupan sehari-hari pada waktu sholat. Saat kita sholat kita harus memilih orang terbaik untuk menjadi imam sholat. “Dari Abi Mas’ud Al Anshori bahwa Rosulullah SAW bersabda: “Yang menjadi imam sholat bagi manusia adalah yang paling baik bacaan  Kitabbullahnya. Jika mereka sama, maka yang lebih mengetahui tentang sunnah. Jika mereka dalam sunnah sama, maka yang lebih dahulu dalam hijrah (pindah dari perbuatan jelek ke perbuatan baik. Jika mereka hijrah sama, maka yang terlebih dahulu masuk Islam”” dan saat seorang imam batal misalnya, maaf “buang gas” maka imam harus rela hati menyerahkan tempatnya pada orang lain. Sedemikian detail Allah mengajarkann kita tentang bagaimana memilih seorang pemimpin dan bagaimana sikap seorang pemimpin.
Saat ini Negara kita yang tercinta akan menghadapi pesta demokrasi yang besar. Dua calon presiden akan mewarnai pesta demokrasi tersebut. Maka, pemimpin yang seperti apa yang harus kita pilih. Berikut ini 6 karakteristik pemimpin yang harus dimiliki oleh Presiden Republik Indonesia di masa depan yang kami kutip dari pengajian ahad pagi dengan pembicara Dr Ainul Harist Umar Thoyib, Lc:
1.    Pemimpin umat Islam harus umat Islam
Pemimpin suatu kaum pasti akan membela kaumnya. Sering kita mendengar bahwa kita, umat Islam terlalu fanatik sehingga harus memilih pemimpin yang beragama Islam. Ini memang tidak bisa dipungkiri dan tidak boleh di salahkan. Karena bukan hanya kita umat Islam yang memiliki sifat fanatik agama seperti ini. Kita yakin di Rusia, dan Negara-negara Eropa lainnya atau bahkan di Amerika yang mayoritas penduduknya bukan muslim jika ada calon presiden yang berasal dari kalangan muslim akan sulit untuk menang.
Dan Allah telah meminta kita untuk berhati-hati dalam memilih pemimpin. Jangan sampai kita memilih pemimpin dari kalangan non muslim walaupun mereka kerabat kita.
Al Qur’an Surat Ali ‘Imron : 28
“Janganlah orang-orang beriman menjadikan orang kafir sebagai pemimpin melainkan orang-orang yang beriman. Barang siapa berbuat demikian, niscaya dia tidak akan memperoleh apapun dari Allah SWT, kecuali karena (siasat) menjaga diri dari sesuatu yang kamu takuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu akan diri (siksa)-Nya, dan hanya kepada Allahlah tempat kamu kembali.”
Al Qur’an Surat At-Taubah : 23
“Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu jadikan bapak-bapakmu dan saudara-saudaramu sebagai pelindung (pemimpin), jika mereka lebih menyukai kekafiran dari pada keimanan. Barangsiapa diantara kamu yang menjadikan mereka pelindung, maka mereka itulah orang-orang yang dzalim.”
2.    Pemimpin harus yang menTauhidkan Allah SWT
Seorang pemimpin tidak hanya cukup beriman, berIslam di KTP. Tapi mereka harus yang menTauhidkan Allah SWT. Karena pemimpin yang menduakan Allah dengan lainnya akan mengajak yang dipimpinnya melakukan hal yang sama. Dan musyrik adalah orang yang sangat buruk. Karena dia berani menyamakan kholik dengan makhluk yang rendah.  Dan berarti dia telah berbuat dzalim kepada hak-hak Allah SWT. Satu catatan yang perlu kita ingat ORANG YANG BERANI BERBUAT DZALIM KEPADA ALLAH AKAN LEBIH MUDAH BERBUAT DZALIM PADA MANUSIA.
3.    Pemimpin harus muslim yang Sholih
Orang yang selalu mengerjakan amal sholih adalah orang yang harus kita pilih menjadi pemimpin. Kita pelajari bagaimana Rosulullah memimpin umat Islam dan juga khulaurosyidin dalam mengikuti jejak beliau dalam memimpin. Umar bin Abdul Azis dalam 2,5 tahun menjadikan rakyatnya tidak ada satupun yang berhak menerima shodaqoh. Ini semua karena kesholehan beliau bagaimana istri beliau mengaku bahwa Umar bin Abdul Azis selalu
Al Qur’an Surat An-Nur : 55
“Allah telah menjanjikan kepada orang-orang diantara kamu yang beriman dan mengerjakan kebajikan, bahwa Dia sesungguhnya akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sesungguhnya Dia akan meneguhkan kepada mereka dengan agama yang di ridai. Dan Dia benar-benar mengubah keadaan mereka setelah berada dalam ketakutan akan aman sentosa. Mereka tetap menyembahKu dan tidak menyekutukanku dengan sesuatupun. Tetapi barang siapa tetap kafir setelah janji itu. Maka mereka itulah orang-orang yang fasik.”
4.    Pemimpin harus orang yang ‘alim (faham tentang agama Allah SWT)
Pemimpin adalah orang yang berhak mengesahkan undang-undang yang akan diselenggarakan di tempat yang dia pimpin. Jika pemimpin yang kita pilih adalah orang yang faham agama maka Insya Allah  undang-undang yang mereka buat tidak akan bertentangan dengan undang-undang yang telah ditetepakan oleh Allah SWT. Dan jika kita mentaati undang-undang Allah maka kita akan memeperoleh banyak kebaikan.
5.    Pemimpin harus professional
Selain dasar-dasar agama dan ketaatan, seorang pemimpin harus memiliki keahlian dalam bidang yang dipimpinnya. Karena jika mereka tidak menguasai kemampuan tersebut maka kepemimpinannya akan merugikan rakyat.
6.    Pemimpin harus yang amanah
Al Qur’an Surat Al-Qosos : 23
“Dan salah seorang dari kedua (perempuan) itu berkata, “Wahai ayahku! Jadikanlah dia sebagai pekerja ada kita, sesungguhnya orang yang paling baik yang engkau ambil sebagai pekerja pada kita ialah orang yang kuat dan dapat dipercaya.”

Itulah 6 karakteristik yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Lalu ada sebuah pertanyaan bagaimana jika kita harus memilih antara seseorang yang kuat namun tidak dapat dipercaya dan orang yang lemah namun jujur, dapat di percaya???
Maka ada sebuah pendapat yang bisa saya kutip disini. Jika dalam keadaan perang kita harus memilih pemimpin yang kuat tersebut karena kekuatannya akan membantu umat Islam dan ketidak amanahannya akan menjadi dosanya sendiri, urusannya sendiri dengan Allah SWT. Sedangkan saat keadaan stabil kita bisa memilih seseorang yang lemah namun amanah karena kelemahannya akan dibantu oleh umat Islam yang lain dan amanahnya akan memakmurkan umat Islam.


Demikian sahabat. Jadi, mari kita pilih presiden yang terbaik dari pihan yang ada yang pasti mereka harus beragama Islam, berTauhid, Sholeh, berIlmu, Profesional dan amanah. Jangan salah pilih karena itu untuk kepentingan negara kita lima tahun kedepan. See You. Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Senin, 09 September 2013

Kisah Kecil: Si Femas

Namanya Femas, Kami biasa memanggilnya Nyet... Karena dia hobi nyetrum ikan (mencari ikan dengan aliran listrik). Dia masih duduk di kelas 1 SD, kulitnya hitam karena terbakar matahari. Sering kali dia bertingkah yang menyebalkan namun tak jarang dia mengeluarkan celetukan dan ocehan lucu yang membuat kami tak bisa berhenti tertawa. Seperti malam ini saat aku mendektenya sebuah kalimat dan dia harus menuliskannya dengan bagus. Aku sangat terkejut dengan tulisannya yang cukup membingungkan dan tidak rapi. Saat aku memprotes tulisannya yang tidak rapi, dia marah dan saat aku melingkari semua yang salah dengan bulpoin merah dia semakin marah. Dia memprotesku saat aku melingkari huruf n pada kata yang seharusnya berbunyi membeli.

"Kenapa dilingkari? inikan bener." Katanya memprotes
"Kamu seharusnya pakai huruf m yang kakinya tiga kenapa kamu pakai huruf n."
"ealah... la wong cuma kakinya kurang satu ae lo. Dasar cerewet." lanjutnya yang membuat aku terperangah dan tersenyum dalam hati
"la kalau Femas punya hidung hadap ke atas seharusnya ke bawah. gimana? kan cuma hadapnya saja yang salah."
"Kan beda. Katanya mbak Nur yang diciptakan manusia tidak pernah sempurna tapi ciptaan Allah selalu sempurna." Semakin membuatku geleng-geleng kepala

Saat itu aku tahu sebenarnya Femas bukanlah anak yang bodoh dan nakal dia mungkin akan tergolong memjadi anak cerdas jika diarahkan dengan benar. Inilah kebiasannya menjawab dan melumpuhkan seseorang dengan kata-kata orang tersebut di masa lalu. Jadi, tidak salah jika aku mengatakan dia tipe seseorang yang punya ingatan yang bagus. Namun, Pemahamannya sering kali salah jalan

"Misalnya begini. Ada orang yang bertanya siapa Femas? Femas itu anak laki-laki, kakinya dua, tangannya dua ada kepala dan rambutnya semuanya lengkap benar itu?"

Dia mengangguk mantap

"Kalau ada yang jawab. Femas itu kepalannya ada rambutnya. lengkap. Tangannya dua tapi kakinya ada 3 gimana? Kan cuma beda jumlah kakinya.?" Dia tampak berpikir
"Jadi gini m punya kami tiga dan jika punya kaki dua dia akan menjadi n. Femas punya kaki dua dan jika kakinya tiga bukan Femas. emang Femas mau disebut berkaki tiga."

"Oo... Maaf ya mbak." Akhirnya dia tersenyum dengan menunjukkan giginya yang tidak lengkap

Sabtu, 07 September 2013

Kepergiannya

Sekali lagi hari ini aku melihat sebuah kematian dan kali ini adalah kematian kerabat dekatku.

Tiba-tiba sosoknya kembali hadir dalam serpihan-serpihan ingatku. Sosoknya yang begitu menyanyangiku. Tangannya yang kasar karena bekerja disawah beruba menjadi sangat halus saat menguncir rambutku. Bibirnya yang sering kali mengomeli tingkah nakalku dan tak jarang dia memberika senyum simpul saat menganggap tingkahku lucu. Sering kali dia berlari-lari kecil mencariku dengan membawakan sebungkus es dawet faforitku. Kini sosoknya telah bergi berpindah alam ke alam barzah. Kupandangi sosoknya yang tergambar di album foto mungkinkah suatu saat aku akan benar-benar melupakan wajahnya.

Masih ku ingat anjuran pak lek ku untuk mengunjunginya pagi ini namun tak kuhiraukan ku pikir aku akan mengunjunginya esok karena kebetulan esok aku bekerja tak jauh dari rumahnya. Namun, apa daya takdir telah berkata lain bahkan kini aku tak akan merasakan lagi tangan lembutnya.

Malam ini aku melihat berbagai macam kisah. Seorang anak yang memintakan maaf pada seseorang yang kebetulan sempat menjahati ibunya dengan pnuh keharuan. Beberapa waktu lalu bahkan anak itu begitu benci pada orang yang menjahati ibunya namun kini dia rela memohonkan maaf untuk ibunya yang telah terbujur kaku pada orang yang berbuat jahat pada ibunya.

Aku juga melihat saudara-saudara yang ditinggalkan saling berpelukan, saling memeberi semangat seolah mengatakan. "kita masih bersama."

Melihat seorang cucu yang berteriak-teriak memanggil nama neneknya berharap dia segera terbangun.

Melihat seorang anak yang menangis dengan banyak uraian air mata menyesali ketiadaan dirinya disamping ibunya akhir-akhir ini.

Orang-orang yang terdiam mungkin mengingat kejadian-kejadian dengan almarhum.

Dan yang membuat semua orang semakin tersedu saat kulihat sesosok lelaki lebih dari 3/4 abad yang sedang menyendiri di depan jenazah dengan mata basah dan merah. Mengantar kepergian wanita yang menemaninya selama 51 tahun terakhir hidupnya. Lelaki yang tak banyak berkata namun dari tubuhnya yang telah renta dan matanya tergambar betapa dia merasa sangat berat ditinggalkan.

Sahabat...
Sebenarnya semua perasaan sedang menggambarkan sebuah penyesalan. Menyesal akan banyak hal yang berbeda-beda. Mari mulai detik ini kita berbuat sebaik-baiknya pada orang-orang di sekitar kita terutama ayah dan ibu kita agar kita tidak menyesal terlalu dalam saat semua kesenangan ini telah berlalu. Saat kebersaan dengannya telah usai.

Semoga almarhumah bu dhe Sutarmi mendapat ampunan dari Allah SWT dan kebaikannya diterima oleh Allah SWT. Amin.

Senin, 05 Agustus 2013

Galau Karena Cinta.

Virus galau, gelisah, tak tenang, resah atau apapun sebutannya, akhir-akhir ini melanda orang-orang yang saya kenal. Lebih dari seorang datang mengetuk pintu saya dengan kegundahan hati yang tampak pada penampilannya. Tak heran ada kata mutiara yang berbunyi hati yang gelesih tercermin pada wajah yang muram. Banyak hal yang menyebabkan kegalauan sahabat mungkin karena: tak punya uang, bertengkar dengan teman dan yang akhir-akhir ini saya temui galau karena pria. Kebetulan teman yang datang pada saya adalah wanita.

Saya hanya tersenyum miris saat mendengar cerita-cerita yang mengalir, berusaha sebaik mungkin menjadi pendengar yang baik, karena mereka telah datang pada saya. Tak jarang saya ikut menangis dalam hati melihat isak mereka yang tersedu-sedu. Virus galau yang disebabkan virus merah jambu ternyata cukup memilukan. Dan mungkin banyak diantara kita pernah merasakannya.

CINTA, Lima huruf yang sangat indah dan kadang membingungkan. Banyak tawa bermula dari lima huruf tersebut namun tidak jarang juga menghasilkan banyak tangis. Beberapa bulan lalu saya mendengar sebuah petuah bijak dari pak Mustofa, Guru senior yang ada disekolah saya. Beliau berpesan kepada saya dan teman saya saat kami usai sholat ashar seperti ini : 
"Saat dicintai seseorang itu sebuah nikmat. Saat bisa mencintai seseorang itu sebuah anugerah dan saat dapat saling mencintai maka itu sebuah keajaiban."

Dan akhirnya saya faham betul maksud pesan beliau kala itu. 

Saat ada seseorang mencintai kita maka kita harus bersyukur karena Allah memberikan sebuah nikmat pada kita. Mungkin dapat saya artikan, kita bernilai lebih bagi seseorang dan jelas itu sebuah kenikmatan. Jadi, kita harus mulai menghargainya. Bayangkan jika kita hidup tanpa dicintai siapapun maka kita akan menjadi orang paling menderita di dunia ini. Tidak ada nikmat yang kita rasakan.

Selanjutnya, mengutip pesan beliau mencintai seseorang adalah anugerah, sahabat menumbuhkan rasa cinta cukup sulit, maka saat kita dapat mencintai seseorang maka itu sebuah anugerah, karena Allah masih memberikan hati kita rasa cinta. Bayangkan jika kita hidup tanpa mencintai siapapun. Tanpa mempercayai siapapun.
Saat kita bisa mencintai seseorang, yang kita bicarakan disini adalah lawan jenis, maka itu sebuah anugerah. Namun, anugerah itu akan semakin indah jika dibagi pada saat yang tepat. Maksud saya disini, jika kau mencintai seseorang, yang belum pasti menjadi suami/istrimu maka lebih baik kau dekap hatimu rapat-rapat. Nikmati indahnya anugerah tersebut sendirian.
Sahabat, jika saat ini kau sakit karena mencintai seseorang, itu mungkin karena kau terlalu cepat mengekspresikan rasa cintamu. Seandainya kau tak mengungkapkan rasa cintamu dan mendapatkan penolakan mungkin kau masih merasakan indahnya mencintai seseorang. Saat kau mencintai seseorang dengan tulus maka kau akan membiarkan dia bahagia. Jika kebahagiaan yang dia rasakan adalah jauh darimu maka biarkan dia jauh darimu. Yakinlah Allah akan mengganti dengan yang lebih baik, masih ada jutaan di dunia ini yang salah satunya disediakan Allah untukmu.
Ditinggalkan seseorang yang kita cintai memang menyakitkan. Namun, yakinlah ada Allah yang tak pernah meninggalkan kita. Jika dia jodohmu, walaupun dia mencoba berlari darimu suatu saat dia akan kembali. Dan jika dia bukan jodohmu walaupun kalian berusaha amat keras mendekat maka suatu saat kalian akan menjauh.
Lalu kenapa engkau masih begitu galau???
Coba kau pikirkan ulang kenapa kau begitu sakit hati. Karena jengkel? malu? marah? kesal? kecewa? bingung?  merasa dikhianati? merasa tidak dicintai?...............
Jika perasaan itu yang kau rasakan sahabat, maka berarti cintamu tidak tulus. Maka biarkan dia pergi dari hidupmu sekarang juga. Belum tentu kau akan bahagia jika bersama dia selamanya. 
Namun, jika kau tulus mencintainya ucapkan salam perpisahan dengan baik dan kembalilah tersenyum, hidupmu tidak perpusat hanya padanya. Berdo'alah untuk kebahagian kalian, walaupun kebahagiaan itu tidak bisa kalian nikmati bersama.
Saya tahu rasa sakit itu tidak bisa langsung hilang. Mungkin dapat saya tuliskan beberapa poin saran untuk menghilangkannya:
  • Gunakan waktu untuk menyendiri dan berpikir
Cari tempat favoritmu, bisa di kedai, alun-alun, sungai, gunung atau dimanapun yang kamu pikir dapat memberi privasi padamu. Mungkin awalnya kamu bisa menangis sepuasnya. Dan setelah kau lelah menangis (hehe...) Kau bisa menata ulang pikiranmu. Pikirkan hal-hal indah dimasa depan. Yakinkan bahwa itu yang terbaik, jalan terjal yang harus kau lalui sebelum kebahagian yang sebenarnya.
  • Menulis dan membaca
Mulailah mengambil pensil dan kertas. Tulis semua perasaanmu. Walaupun bahasanya jelek dan campur aduk biarkan saja toh itu hanya untuk mengeksplorasikan isi hatimu.Saat menulis pikiran kita akan semakin terbuka. Kamu juga bisa membaca buku-buku yang menghibur atau buku-buku yang banyak memberikan motivasi. Jangan baca buku roman yang mendayu-dayu.
  • Jangan bercerita
Jangan bercerita pada setiap orang. Itu akan kacau. Karena tidak semua orang dapat menjadi pendengar yang baik, pemberi saran yang baik dan tidak semua orang dapat menyimpan rahasiamu dengan baik. Cari seseorang yang benar-benar kau percaya.
  • Cari hal-hal yang paling menyenangkan dirimu
Berkumpul dengan teman-teman tanpa membicarakan lawan jenis. Datang ke tempat rekreasi bersama orang-orang dekat juga bisa. Atau menghibur diri dengan permainan outbond. hehe....
  • Mendekat padaNya
Dialah yang maha memilikimu sahabat. Dia juga yang maha membolak-bolakkan hati manusia. Dan Dialah yang maha penolong. Serahkan saja semua padaNya maka Dia akan memberikanmu jalan keluar yang terbaik.
  • Membuka hatimu kembali dengan tujuan yang syar'i
Sudah saatnya kamu melupakan dia dan mulai membuka hatimu. Tapi, kali ini ingat pesan saya di awal sahabat, derap hati rapat-rapat. Jangan terlalu cepat mengekspresikan cinta jika tujuanmu bukan untuk kebahagiaan dunia kahirat. 

Itu mungkin saran yang dapat saya berikan.
 "YA ALLAH MASUKKANLAH SAYA PADA JALAN MASUK YANG BENAR DAN KELUARKANLAH SAYA PADA JALAN KELUAR YANG BENAR. DAN BERILAH SAYA KEKUATAN KARENA ENGKAULAH YANG MAHA PERKASA."

Sahabat. Dua orang yang dapat saling mencintai berarti leha mendapatkan keajaiban. Keajaiban adalah hal yang diinginkan banyak orang. Siapa yang tidak ingin keajaiban dalam kehidupannya?. Jika engkau telah menemukannya bawalah dalam sebuah ikatan yang suci dan pegang erat-erat keajaiban itu. Bersyukurlah karena kau mendapatkan keajaiban itu. [^_^]


kali pathuk, 4 Agustus 2013
berkecamuk

Jumat, 02 Agustus 2013

Mengingat Mati

Hari ini keluarga besar oase club terut berduka cita akan kepergiaan bapak dari saudara kami Erlinda semoga keluarga diberi ketabahan oleh Allah SWT dan yang meninggal diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT. Amin.

Beberapa waktu ini desa kami mengalami duka yang berturut-turut . Terhitung dalam waktu kurang lebih tiga bulan ada tujuh orang warga desa pergi menghadap Illahi, secara bergantian. Bahkan untuk hari ini kami kehilangan dua warga desa. Sahabat, itulah kematian tak ada yang tahu kapan dan dimana dia mendatangi kita.

Dalam surat al Jumu'ah ayat 8 Allah SWT berfirman:
"Katakanlah,"Sesungguhnya kematian yang kamu lari darinya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemuimu, kemudian kamu akan dikembalikan pada Allah, yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan"

Dimanapun kita berada saat ajal seharusnya datang maka dia akan datang. Walaupun kita berlari menghindar dia akan tetap menghampiri kita. Tidak perduli usiamu yang masih belia, anakmu yang membutuhkanmu dan lain sebagainya. Sudah saatnya kita memikirkan tentang kematian sahabat. Tidak ada waktu terlalu dini untuk memikirkannya. Sudah banyak contohnya kematian tidak hanya menjemput orang yang telah lanjut usia, bayi yang baru terlahir keduniapun bisa meninggal, remaja berusia sekolah dan lain sebagainya.

Hendaklah mengingat kematian selalu tertambat dalam benak kita. Dalam kehidupan dunia yang penuh dengan kesenangan ini mungkin saja kita terlupa. Mungkin saja kita telah berada diambang pintu menuju kematian. Jika demikian, maka tidak ada yang dapat kamu lakukan kecuali segera beramal, mengganti setiap hembusan nafas yang telah kita sia-siakan.

Sahabat, sudah saatnya kita bertaubat, mengerjakan sholat dengan benar, berzakat pada yang membutuhkan, mengerjakan amalan-amalan sunnah, menghormati ibu bapak, meninggalkan berkata-kata kotor dan bergosip, meninggalkan bermaksiat, meninggalkan mengadu domba, dan perbuatan jelek yang lainnya. Sudah saatnya kita memperbaiki diri agar tidak menyesal kelak.

Jangan sampai saat kematian itu datang kita menyesal
"Dan pada hari itu diperlihatkan neraka jahanam, dan pada hari itu ingatlah manusia, akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya. Dia mengatakan, "Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu mengerjakan amal sholeh untuk hidupku ini." Maka pada hari itu tiada seorang pun yang menyiksa seperti siksaNya dan tiada seorangpun yang mengikat seperti ikatanNya." (QS al Fajr: 23-26)

Sahabat, Allah SWT akan membalas kejahatan kita walaupun sebesar biji sawi dan Allah SWT juga akan memberika pahala akan kebaikan yang kita lakukan walaupun sebesar biji sawi.
"Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang yang bersalah ketakutan terhadap apa yang tertulis di dalamnya, dan mereka berkata, "Aduhai celakalah kami, kitab apa ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak pula meninggalkan yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mendapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiyaya seorang jua pun." (QS AlKahfi :49)

Jadi sahabat mana yang akan kita pilih
NERAKA
"Apabila mereka dilempar ke dalamnya, mereka mendengar suara neraka yang menggerikan, sedang neraka itu menggelegak. Hampir-hampir neraka itu terpecah-pecah lantaran marah. Setiap kali dilempar ke dalamnya sekumpulan (orang kafir), Penjaga-penjaga itu bertanya kepada mereka, "Apakah belum pernah datang kepadamu (di dunia) seorang pemberi peringatan?" 
(QS Al Mulk: 7-8)

SURGA
"Yaitu surga 'Adn yang telah dijanjika oleh Tuhan Yang Maha Pemurah kepada hamba-hambaNya sekalipun (surga itu) tidak nampak. Sesungguhnya janji Allah itu pasti akan ditepati. Mereka tidak mendengar perkataan yang tak berguna di dalam surga, kecuali ucapan-ucapan salam. Bagi mereka rizki di surga itu tiap-tiap pagi dan petang. Itulah surga yang Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertaqwa:
 (QS Maryam : 61-63)

Jika kita mengehendaki surga maka sudah saatnya kita bersegera mendatangi Allah untuk bertaubat
"Dan bergegaslah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang lausnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang bertakwa" (QS Ali Imron : 133)

Mari kita bersama-sama memperbaiki diri!!!

Kamis, 04 Juli 2013

Sahabat...

Melihat mata-mata sembab beberapa anggota oase club yang biasanya dikenal paling ramai saat berkumpul semua. Membuat saya terharu.
Kali ini mereka merasakan bagaimana rasanya kehilangan. Salah satu dari anggota kami yang baru lulus SD memutuskan melanjutkan sekolah SMP di pondok pesantren yang sebenarnya masih wilayah Mojokerto juga. Tapi, jelas karena dia harus tinggal di pondok maka dia tidak akan ketemu dengan teman-temannya sehari-hari. 
Dalam keseharian pertemanan mereka, Laili, sering kali menjadi kambing hitam anak-anak, tidak jarang dia sering kali menjadi bahan lelucon. Saya kadang sampai merasa bingung menghentikan anak-anak yang menjadikan temannya bahan lelucon. Tapi, saya sedikit bersyukur, Laili yang cuek dan PD abis tidak pernah ambil pusing dengan ledekan Rahmita and the gank.
Dan saya cukup terkejut melihat dan mendengar teman-teman Laili menangis tersedu-sedu saat dia berpamitan akan pergi kepondok tadi siang. Mereka berpelukan erat saling memaafkan dan mendo'akan. Mereka bahkan meminta Laili segera pulang dari pondok.
Saya rasa mereka akan sangat kehilangan bahkan saat hari mulai gelap mereka masih juga membicarakan Laili dan sikap jahil yang mereka lalukan saat Laili masih ada diantara mereka. Tak jarang mereka tertawa-tawa namun masih terbayang gurat sedih karena tidak dapat bertemu dengan Laili dalam beberapa waktu.

Itulah sebenarnya makna sahabat menurut saya. Saat mereka mengganngap temannya seperti saudaranya, bagian dari dirinya. Kita sering kali melupakan arti keberadaan seseorang saat orang itu masih ada bersama kita namun saat orang tersebut telah pergi dari kita maka kita akan tahu betapa berartinya dia bagi kita.

Setiap hari mereka bertemu, mewarnai hari bersama-sama.Bermain, belajar dan bahkan tak jarang diwarnai adu mulut. Dan ternyata kejadian-kejadian itu mengikatkan mereka. Namun takdir memang harus berkata lain. Mereka harus terpisah jarak dan waktu kebersamaan mereka mulai pudar. 

Dan yang dikatakan sahabat sejati adalah kita tetap merasa dekat walau terpisah jarak dan waktu karena hati kita terikat. Saya harap hati-hati kami akan selalu terikat satu sama lain.

"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah terkumpul untuk mencurahkan cinta hanya kepadaMu, bertemu untuk taat kepadaMu, bersatu dalam rangka menyeruMu, dan berjanji setia untuk membela syariatMu, maka kuatkanlah ikatan pertaliannya, ya Allah, abadikanlah kasih sayangnya, tunjukilah jalannya, dan penuhilah dengan cahayaMu yang tidak akan pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan tawakal kepadaMu, Hidupkanlah dengan marifahMu dan Matikanlah dalam keadaan syahid di jalanMu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong." Amin

Minggu, 23 Juni 2013

Puisi: Cinta Sederhana

AKU INGIN

Karya: Supardi Djoko Damono
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat disampaikan
Kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Sederhana, indah dan romantis
Saya pertama kali membaca puisi ini di perpustakaan MAN Mojosari,. Sekali baca saya langsung ingat bunyi bait-baitnya, selain puisinya sangat singkat tapi mudah merasuk disanubari, tidak berlebih jika saya katakan saya jatuh cinta pada puisi ini. Setelah membacanya saya semakin menyukai membaca puisi. Kalau membuat, tunggu dulu. Saya bukanlah seorang pujangga yang dapat membuat puisi indah walaupun dipaksakan karena memang belum menemukan bakat dalam membuatnya. :)

Saya juga menyempatkan membaca puisi-puisi bapak Supardi Djoko Damono seperti; Hatiku Selembar Daun, Hujan Bulan Juni, Sajak Kecil Tentang Cinta, Ketika Kau Tiada dll. Namun, menurut saya Aku Ingin-lah yangpaling indah.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Sangat jarang orang yang dapat melakukannya. Cinta sering kali terasa rumit. Disatu sudut ada kebahagiaan dan tawa yang disebabkan cinta dan disudut yang lain ada tragedi yang juga dikarenakan cinta. Tapi, sejatinya cinta itu amat sederhana.
Cinta sederhana didalamnya ada ketulusan dan kesempurnaan, menjadi idaman setiap orang.

 
Dengan kata yang tak sempat disampaikan
Kayu kepada api yang menjadikannya abu
Kayu sejatinya mencintai api maka dia membiarkan dirinya terbakar habis tanpa berkata-kata. Ada juga ungkapan lilin yang rela membakar dirinya. Tapi, menurut saya lebih dalam makna kayu menjadi abu. Karena jika lilin maka dia akan mempunyai kesempatan untuk membeku kembali. Namun, tidak halnya dengan kayu saat dia telah menjadi abu maka akan hilang tanpa meninggalkan bekas saat angin tertiup.

Sederhana, indah, romantis dan ambigu itulah yang dapat saya tangkap saat saya membaca lebih dalam.
Puisi itu dapat diartikan sebagai puisi yang romantis dan indah, sebuah cinta yang tulus tanpa pamrih. Rela memberikan apapun untuk orang yang dicitainya. Kayu tetap mencintai api walaupun api membakar kayu sampai habis menjadi abu. Kayu tetap dapat memaafkan api dan mencintainya walaupun merasakan rasa sakit. Cinta sederhana yang dimiliki kayu pada api. Tak perlu banyak  kata hanya perlu dibuktikan.
Namun, Puisi inipun dapat diartikan sebagai ungkapan cinta sederhana yang hanya ada dalam hati yang teramat dalam. Kayu menjadi abu tak sempat berkata-kata, sama seperti nasi telah menjadi bubur maka semuanya telah terlambat. Namun, itu semua dilakukan karena kayu mencintai api. Walaupun kayu tidak sempat mengatakan apa-apa saat api membakarnya.

Sama seperti bait terakhir
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Saat hujan datang maka awanpun menghilang tanpa isyarat apapun

Mungkin dapat diartikan kayu dan awan rela terlupakan demi kebahagiaan api dan hujan yang dicintainya.

Dan saya lebih setuju mengartikannya demikian
Cinta yang dirasakan kayu dan awan sederhana namun penuh makna. Sebuah kesempurnaan dalam kesederhanaan. Semakin lama semakin indah bukan kepedihan walaupun belum sempat mengatakannya dan belum sempat memberikan isyarat apapun. Cinta itu datang secara sederhana maka tidak perlu menggebu untuk mengatakan dan mengisyaratkannya. Cinta yang menggebu dan menderu seperti ombak dilaut akan menghempaskan apaun diatasnya. Sejatinya cinta itu sangat sederhana bersumber dari yang maha memiliki cinta. DIA.

Maka akupun ingin berbagi sebuah cinta yang sederhana. ^_^

semilir bambu, 23 Juni 2013

Senin, 20 Mei 2013

Menghadapi Jenuh



 Jenuh atau bisa disebut bosan adalah hal yang cukup sering kita dengar dan kita rasakan. Jenuh menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah bosan atau jemu atau suatu keadaan dimana ada perasaan bosan pada situasi atau kondisitertentu.

Bosan sering kita rasakan jika kita mengerjakan sesuatu yang terus-menerus monoton. Bosan atau jenuh adalah efek samping yang tidak bisa dielakkkan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Seorang siswa yang diharuskan datang setiap hari kesekolah dari pukul 07.00 sampai pukul 12.00 seminggu 6 sering kali pasti merasa bosan dan jenuh. Saat mengerjakan PR dan tidaak menemukan di berbgai macam buku juga akan membuat kita jenuh, apalagi saat kita sudah cukup lama mengerjakan soal matematika tapi tidak juga kunjung menemukan jawabanannya maka akan timbul sifat jenuh dan jika jenuh ini setiap hari ditanam dan dipupuk akan membuat kita mempunyai sifat tidak suka pada mata pelajaran tertentu sahabat. gara-gera bosan maka kita akan menjadi tidak faham dan paling parah adalah kebodohan.  Sahabat mau jadi orang bodoh??? pasti tidak.

Seorang pelajar seharusnya menghilangkan sifat “TIDAK SUKA” pada mentalnya karena seorang pelajar seharusnya mempunyai mental “PEMBELAJAR”. Seorang pelajar seharusnya menjadi pembelajar sejati siap menerima  segala macam pelajaran yang harus dia serap untuk bekal dimasa depan.

Lalu bagaimana kita menghilangkan sifat jenuh pada pelajaran yang sering kali melanda?

Jenuh untuk belajar seperti halnya penyakit. Harus diketahui penyebabnya  baru kita bisa mengobati. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan seseorang menjadi jenuh dalam belajar antara lain.
1.       Individu sendiri
Kita pernah mendengar bahwa setiap individu mempunyai bakat tertentu. Otak kita dibagi menjadi dua yaitu otak kanan dan otak kiri. Orang yang kemampuan otak kirinya lebih dominan akan memiliki kemampuan dalam bidang ilmu pengetahuan sementara orang yang memiliki kemampuan otak kanan yang dominan akan baik dalam kesenian. Namun kemampuan otak manusia dapat diatur oleh si pemilik otak tersebut. Jadi, jika seseorang yang terbiasa menggunkan otak kanan harus mulai mengaktifkan otak kiri dan sebaiknya agar tidak ada jenuh dan senang dalam mata pelajaran tertentu.
2.       Faktor keturunan
Kreatifitas itu 2/3 dari pendidik dan 1/3 dari genetik
Kecerdasan itu 1/3 dari pendidik dan 2/3 dari genetik
Pendidikan dapat diterima dari berbagai macam hal dan jika mempunyai gen yang “kurang cerdas” banyak hal untuk membuat kita tetap menjadi hebat. Jangan pernah menanam kemalasan dan berbuah pada kejenuhan yang berkepanjangan.
3.       Faktor bawaan
Jangan pernah menanamkan “TIDAK SUKA” akan suatu pelajaran di otak kita. Karena jika kita sudah membawa kata itu dimana-mana maka yang didapatkan adalah ketidak mauan untuk belajar dan otomatis kejenuhan yang di dapat.
4.       Faktor lingkungan
Lingkungan, tempat kita bergaul juga mementukan taraf kebosanan pada kita untuk belajar. Jika kita terbiasa berada pada lingkungan orang-orang yang malas belajar maka kita juga akan terpengaruh untuk malas belajar.

Lalu bagaimana cara menghadapi kejenuhan akan belajar. Berikut ini tipsnya:
1.       Niat
Segala sesuatu dimulai dari niatnya. Luruskan niatmu untuk belajar, menerima ilmu pengetahuan dengan baik.
2.       Menyukai guru dan pelajarannya
Jangan pernah menanamkan pada otak kita “GURUNYA TIDAK MENYENANGKAN” karena jika kita sudah menganggap guru tidak menyenangkan maka kita juga tidak akan menyukai pelajarannya. Ingatlah semembosankan apapun guru kita mereka adalah pahlawan kita. Mereka sering kali berkorban banyak hal bagi kita tanpa kita ketahui ^^
3.       Kembalikan pada hatimu dan kenali manfaatnya
Jika itu belum membantu, kembalikan pada hatimu. Apakah kamu benar-benar ingin belajar sesuatu? Dan apakah kamu ingin mendapat ilmu dan manfaatnya?
Cari benar-benar apa manfaat yang akan kamu peroleh dari pelajaran tersebut
4.       Menyiapkan segala yang dibutuhkannya
Siapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk belajar, agar saat kita memulai belajar segalanya akan berjalan lancar.

Oke selamat mencoba. Kalau belum juga membantu. Maka ada solusi  terakhir.
Saat kebosanan akan belajar melandamu.
Pejamkan matamu, kembarakan daya khayalmu. Pikirkan apa yang akan kamu dapatkan dimasa depan jika kamu menjadi orang yang tidak berilmu. Renungkan segala macam kerugian yang akan kamu tanggung di masa depan.

Kamis, 09 Mei 2013

Perlakuaan Terhadap Jenazah

Pagi ini di desa kami dikejutkan dengan penemuan mayat terpung disebuah empang oleh sekumpulan anak kecil yang ingin berenang. Sontak pagi itu menjadi sangat gempar. Berdasarkan ciri-cirinya kami mengenalinya sebagai tetangga kami yang rumahnya hampir berhadapan dengan rumah kami.

Karena ini pertama kalinya kejadian semacam ini maka banyak warga yang rela datang ke tengah sawah dalam keadaan terik matahari menunggu sampai tim outopsi pelsek mengangkat si mayat. Miris mellihat keadaan si mayat yang diperkirakan tenggelam sejak sore kemarin. 

Karena hari ini adalah libur sekolah, setelah mayat di ambil dan di bawa ke RSU Mojosari, anak-anak oase club berkumpul. Mereka membicarakan bagaimana awal mayat ditemukan, mengenang si mayat dan membicarakan berbagai macam isu yang beredar dan berdasarkan pengamatan langsung saat mayat diangkat dari dalam empang.

Kami mencoba menghentikan pembicaraan anak-anak oase club.

Rosulullah memerintahkan kita untuk memperlakukan jenazah sama seperti kita memperlakukan orang saat dia hidup. Walaupun jenazah itu tidak akan protes saat diperlakukan kasar namun kita tidak boleh memperlakukan dengan kasar. Seandainya jenazah itu protes pasti semuanya akan takut kan hehehe....

Intinya kita sebagai orang yang hidup tetap berkewajiban memandikan, menkafani, mensholati dan menguburkan dengan cara yang baik. Dengan cara yang sekiranya si mayat tidak akan marah jika diperlakukan seperti itu saat dia masih hidup.

Kami ingat dulu guru kami benar-benar mewanti-wanti kami supaya saat besar nanti dan ada jenazah kami harus memperlakukannya dengan baik.

Yang cukup miris saat ini, kami sempat melihat beberapa kali proses memandikan jenazah, yang seharusnya di tempat yang sepi atau tidak semua orang boleh masuk, namun beberapa orang tetap meminta masuk dan berusaha melihat keadaan si mayat. Padahal kita tahu saat mandi jelas aurat si mayat terlihat dan itu tidak semua orang boleh melihatnya, hanya muhrimnya dan yang benar-benar dekatlah yang boleh memandikannya. Dikhawatirkan jika ada luka di tubuh si mayat yang tidak boleh diketahui oleh orang lain.itu benar-benar tidak baik dan bertentangan dengan adab.

Ada sebuah sabda Rosulullah yang perlu kita baca ulang

Dari Aisyah. Rosulullah SAW bersabda: "Barang siapa memandikan mayat dan di jaganya kepercayaannya, tidak dibukanya kepada orang lain apa-apa yang dilihatnya pada mayat itu, maka bersihlah ia dari segala macam dosanya, seperti keadaan waktu dilahirkan oleh ibunya. " Kata beliau lagi, "Yang mengepalai hendaklah keluarga yang terdekat kepada mayat. Jika ia tidak pandai maka siapa saja yang dipandang berhak karena wara'nya atau karena amanahnya." (HR . Ahmad)

Dari hadis ini kita tahu bahwa tidak semua orang diperbolehkan masuk saat proses memandikan jenazah karena ditakutkan ada sebagian yang tidak amanah dan mengatakan segala macam isu pada orang lain dan itu akan menjadi konsumsi publik yang tidak etis. Padahal dari awal hadist itu sudah dijelaskan saat kita berkesempatan memandikan mayat dan kita tidak menceritakan apapun maka dosa-dosa kita akan hilang.

Subhanallah. Semoga kedepannya kita dapat menjadi insan yang amanah. Amien ya robbal a'alamin