Cari Blog Ini

Blog ini di dedikasikan kepada tim pewaris negeri "OASE club" untuk mengasah bakat dan kreatifitas mereka.
Tampilkan postingan dengan label oase. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label oase. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 November 2013

Surat Terbbuka : Milad ke-3 OASE CLUB



Randegan, 10 Nevember 2013
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Kepada adik-adikku di OASE CLUB yang saya banggakan
.
                Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberi kita nikmat kesehatan dan kesempatan samapi detik ini dan semoga kita dapat memanfaatkan nikmat ini dengan sebaik-baiknya.
                Adik-adikku yang ku tersayang. Tidak terasa kebersamaan kita di OASE CLUB telah memasuki usia 3 tahun. Dan telah banyak hal kita lewati bersama. Masih segar dalam ingatan saya. Mata-mata  sampean yang basah karena banyak sebab. Wajah-wajah sampean yang menegang karena banyak tugas. Senyum-senyum bangga sampean karena mendapatkan nilai yang memuaskan . Senyum jahil sampean saat berhasil mengerjai teman yang lain atau bahkan tingkah sampean yang membuat saya gemas saat mencoba mengerjai saya di hari ulang tahun saya.
                Adik-adikku yang saya banggakan. Izinkan saya mengucapkan terimasih pada sampean semua. Terima kasih karena telah memberi warna pada hari-hari saya. Terima kasih karena telah mengajarkan saya ketulusan. Terima kasih pada tangan-tangn jahilmu yang mengajarkan kelembutan. Terima kasih pada pertanyaan-pertanyaan anehmu yang menjadikan saya tahu sesuatau. Teri masih pada sifat-sifat jahilmu dan terima kasih pada besarnya semangat belajarmu, keinginanmu untuk menjadi tahu.
                Banyak hal yang sebenarnya ingin saya samapikan dalam surat terbuka ini. Namun, semunya tak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Saya hanya ingin kita tumbuh sebagai jiwa pembelajar. Kita akan semakin solid dari tahun-ketahun dan akan siap menjadi pewaris negeri ini kelak.
                Demikian surat ini saya buat. OASE CLUB  Bertemu, Berkawan, Belajar dan Berprestasi.

Wassalamu’alikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Ayundamu

Siti Nur Hamidah

Jumat, 01 November 2013

Cerita Kecil : Membuat Jera Si Usil Mario

Si apa yang tidak mengenal Mario. Nama lengkapnya Mario Zulkifli. Kami memanggilnya si kempes karena tubuhnya yang kerempeng.
Dia adalah anggota Team Oase Club yang paling usil dan paling banyak akal bulusnya. Sudah beberapa kali saya dikerjai oleh si Usil Mario ini. dan malam ini dia benar-benar membuat saya geram karena dia membuat dua adik kelasnya yang masih duduk di bangke kelas 1 SD menangis.
Beberapa hukuman sudah saya berikan namun dia belum mau minta maaf yang serius pada adik-adik yang dibuatnya menangis. Tanpa ambil pusing saya masuh ke dalam rumah dan menuju dapur. Dan menggambil segenggem garam dapur tanpa sepengetahuan yang lain. Saat saya kembali ke tempat adik-adik berkumpul dan si Usil Mario berbicara panjang lebar di dekat saya maka saya suapkan segenggam garam dapur yang saya bawa ke mulutnya. Dan sontak dia marah dan meludah.
Namun, karena garam terlalu banyak maka dia tidak dapat segera menghilangkan rasa asin di mulutnya.
Akhirnya dengan terpaksa Mario Usil itu insaf dan meminta maaf dengan serius pada adik-adiknya dan saya memberi dia segelas teh manis yang baginya masih tersa asin.
Dan tadi, saya telah membuat pernyataan jika ada anak-anak yang berbuat usil maka saya akan menyuapinya garam seperti yang saya lakukan pada Mario.
"Emang kami hantu di kasih garam!" Protes beberapa anak
"Mungkin." saya hanya mengedikkan bahu

Jumat, 25 Oktober 2013

Cerita Kecil : NIzar dan Percil

Saya benar-benar tidak menyangka bahwa Nizar mempunyai fobia tertentu. Malam ini saat kami sedang belajar bersama, Nizar membuat ulah dengan menggoda anak-anak yang lebih kecil. Dan diantara anak kecil yang di goda adalah Adel, adik dari Dimas. Karena adel hampir menangis maka dengan kemarahan Dimas pergi ke kebun. Tanpa sepengetahuan kami Dimas memasukkan sesuatu ke dalam saku Nizar dan dengan seketika Nizar kejang-kejang seolah akan pingsan. Karena tidak tega maka Iqbal membantu Nizar yang ternyata di dalam sakunnya ada percil "katak kecil". dan kami semua tertawa terbahak-bahak karena ternyata Nizar yang nakal takut pada percil yang sangat kecil.
namun, tak berapa lama, Nizar kembali berbuat ulah. Maka, si Farid saya suruh mencari percil dan memasukkan ke dalam saku Nizar. dengan spontan Nizar berlari tunggang-langgang.
Namun, si Farid tidak mau mengampuni maka Nizar yang biasanya takut pada kegelapan melupakan itu. Dia lari sangat cepat ke arah jalan menuju makam desa. Kami semua tertawa dan mungkin karena dia juga takut kegelapan akhirnya dia menangis keras-keras.
Sejak saat itu kami tahu apa yang bisa membuat si Nizar jera.

Selasa, 15 Oktober 2013

Idul Adha Bersama

Seusai sholat idul adha kami semua berkumpul di kebun belakang rumah mbak Nur. Di sana kami melihat pa Yono dan tetangga menyembelih hewan kurba berupa 2 ekor kambing. Yang satu berwarna putih dan yang satu berwana coklat.
Kami semua begitu asyik menikmati penyembelihan hewan, tertawa melihat bapak-bapak yang kesulitan menguliti si putih dan dikejauhan Nova yang suka sekali membuat ulah itu malah mual-mual karena melihat kepala kambing. kami semua menertawainya.
Setelah daging kambing terkumpulkan kami semua menyiapkan segala keperluan untuk membuat sate kambing. Dhe Sophia memotong-motong dagingnya dan kami bagian menusuk daging. Namun sayang seribu sayang Rizal yang malang selalu terkena marah dhe Al karena bentuk tusukannya yang sangat aneh.
Dengan susah payah akhirnya mbak Nur dan Izzah berhasil menghidupkan bara. Dan kami semua siap membakar daging yang telah dilumuri kecap dan jeruk nipis tersebut. Karena kami semua bukan tukang sate maka jadilah sate kami hitam dan berbentuk aneh. Dan tak jarang sate yang kami bakar masuk ke dalam bara. Namun, si Usil Mario dengan cekatan mengambil sate tersebut dan memakannya dan mbak Nur akan memberi dia sebuah hadiah cubitan.
setelah sate matang semua dan bumbu yang telah di siapkan dhe Siti matang kami semua menikmati sate tak berbentuk kami dengan riang gembira. Walaupun bentuk dan rupanya sangat menakutkan manun sate kami terasa begitu enak. Dan akhirnya kami semua pulang dalam keadaan kenyang.

By. Hani


Senin, 30 September 2013

Amal Usaha Pertama

Akhirnya kami punya kesempatan untuk menyapa sahabat semuanya. Karena perbaikan jalan maka internet daerah kami ikut mati, jadi kami tidak bisa updete berita kami sering-sering.
Dan mungkin karena saat ini kami sedang merintis amal usaha kami.
Sahabat, Alhamdullah dengan tekad dan semangat kerja team oase club akhirnya kami berhasil membuat sebuah amal usaha yang kami beri nama Griya Seni Oase Club.
Saat ini usaha yang kami lakukan masih kerajinan tangan dari bahan kain flanel. Alhamdulillah produk pertama kami yang merupakan pesanan dari sahabat-sahabat oase club telah terjual habis dan menghasilkan beberapa  laba.
Bagi sahabat yang ingin memesan gantungan kunci berbentuk nama, bros imut dan menghias kaos bisa datang ke basement oase club.
Dan kami sangat berterima kasih ke pada team Oase Club yang tetap mendahulukan kewajiban belajarnya. Karena mereka rela mebuat kerajinan tangan setelah belajar bersama.
Kami harap amal usaha kami ini semakin berkembang, menghasilkan laba dan tentu saja membuat kami semakin kreatif. Dan akan muncul amal usaha kami yang lain. Mohon do'anya ya..........

Selasa, 17 September 2013

Cerita Kecil: Kelahiran Adik

Beberapa bulan lalu Rendi Jamali dengan semangat bercerita tentang adik lelakinya yang baru lahir. Dengan malu-malu dia mengaku bahwa adiknya jauh lebih ganteng dan putih dari pada dirinya. 

Beberapa waktu kemuadia di susul Rendi Prasetyo yang tidak mau datang belajar di oase club karena ingin lebih lama disamping adik perempuannya yang baru dilahirkan. Dan saat dia datang dia tak henti-hentinya bercerita tentang adiknya yang sangat lucu.

Akhir-akhir ini Rizal Zakariyah meminta padaku untuk bicara dengan ibunya. Supaya Rizal dibolehkan menggendong adik perempuannya yang bernama Aqilah yang masih merah. 

Dan kemarin malam dengan sumringah Rozak mengantarkan sebuah kotak nasi sebagai tanda syukuran atas kelahiran adik perempuannya. Padahal beberapa waktu yang lalu, sampai semua teman-temannya punya adik, Rozak belum mau menerima dengan ikhlas akan kehamilan ibunya. Namun, kini dia bercerita dengan penuh kegembiraan atas kelahiran adiknya tersebut.

Kini hanya tingga Eka yang masih tampak begitu kesal karena akan mendapatkan seorang adik sama seperti Rozak beberapa hari yang lalu. Kita tunggu saja apakah dia akan tetap semarah sekarang saat adiknya dilahirkan kedunia. hehe.....

Kini adik-adik oase club kelas IV hampir semua mendapatkan hadiah dari Allah SWT berupa adik yang harus mereka jaga dengan baik. Maka kami keluarga besar OASE CLUB mengucapkan selamat atas kelahiran tersebut.

Kelahiran adik kalian adalah salah satu anugerah Allah SWT yang terindah dan kami harap kalian akan bisa menyanyanginya dengan baik dan menjadi contoh. Jangan sampai kalian menjadi contoh yang jelek untuk generasi selanjutnya. Sayangi mereka dan jaga mereka, selalu hidup rukun. Buatlah kebaikan sehingga adik-adik kalian akan meniru kalian dan bangga pada kalian ^_^

Senin, 09 September 2013

Kisah Kecil: Si Femas

Namanya Femas, Kami biasa memanggilnya Nyet... Karena dia hobi nyetrum ikan (mencari ikan dengan aliran listrik). Dia masih duduk di kelas 1 SD, kulitnya hitam karena terbakar matahari. Sering kali dia bertingkah yang menyebalkan namun tak jarang dia mengeluarkan celetukan dan ocehan lucu yang membuat kami tak bisa berhenti tertawa. Seperti malam ini saat aku mendektenya sebuah kalimat dan dia harus menuliskannya dengan bagus. Aku sangat terkejut dengan tulisannya yang cukup membingungkan dan tidak rapi. Saat aku memprotes tulisannya yang tidak rapi, dia marah dan saat aku melingkari semua yang salah dengan bulpoin merah dia semakin marah. Dia memprotesku saat aku melingkari huruf n pada kata yang seharusnya berbunyi membeli.

"Kenapa dilingkari? inikan bener." Katanya memprotes
"Kamu seharusnya pakai huruf m yang kakinya tiga kenapa kamu pakai huruf n."
"ealah... la wong cuma kakinya kurang satu ae lo. Dasar cerewet." lanjutnya yang membuat aku terperangah dan tersenyum dalam hati
"la kalau Femas punya hidung hadap ke atas seharusnya ke bawah. gimana? kan cuma hadapnya saja yang salah."
"Kan beda. Katanya mbak Nur yang diciptakan manusia tidak pernah sempurna tapi ciptaan Allah selalu sempurna." Semakin membuatku geleng-geleng kepala

Saat itu aku tahu sebenarnya Femas bukanlah anak yang bodoh dan nakal dia mungkin akan tergolong memjadi anak cerdas jika diarahkan dengan benar. Inilah kebiasannya menjawab dan melumpuhkan seseorang dengan kata-kata orang tersebut di masa lalu. Jadi, tidak salah jika aku mengatakan dia tipe seseorang yang punya ingatan yang bagus. Namun, Pemahamannya sering kali salah jalan

"Misalnya begini. Ada orang yang bertanya siapa Femas? Femas itu anak laki-laki, kakinya dua, tangannya dua ada kepala dan rambutnya semuanya lengkap benar itu?"

Dia mengangguk mantap

"Kalau ada yang jawab. Femas itu kepalannya ada rambutnya. lengkap. Tangannya dua tapi kakinya ada 3 gimana? Kan cuma beda jumlah kakinya.?" Dia tampak berpikir
"Jadi gini m punya kami tiga dan jika punya kaki dua dia akan menjadi n. Femas punya kaki dua dan jika kakinya tiga bukan Femas. emang Femas mau disebut berkaki tiga."

"Oo... Maaf ya mbak." Akhirnya dia tersenyum dengan menunjukkan giginya yang tidak lengkap

Kamis, 05 September 2013

Saatnya Kembali Pulang

Hari ini adalah hari kami, hari yang bagi saya cukup melelahkan di semester ini, apalagi kamis ini. Di sekolah kami saya harus masuk kelas semala 6 jam pelajaran dan di kelas siang saya harus mengisi 4 jam pelajaran total semua adalah puluh jam pelajan 450 menit sama dengan 7,5 jam berbicara di depan kelas. Belum lagi menghadapi gesekan persoalan dengan teman dan lingkungan yang harus saya hadapi hari ini. Energi dan emosi saya benar-benar payah. Mendekati saat pulang dari sekolah rasanya saya akan jatuh.

Saat saya merasa sangat letih, saatnya saya kembali pulang. Mendapat sambutan hangat dari ayah dan ibu tercinta. Melihat dan mendengar tawa mereka, anak-anak oase club yang penuh dengan energi positif.

Saat bersama mereka rasanya segala persoalan saya menghilang. Hati saya yang muram tiba-tiba bersinar. Tawa-tawa mereka, celoteh polos mereka mengajarkan saya banyak hal. Tangan-tangan mungil mereka memberikan saya ide kreativitas.Apalagi pertanyaan-pertanyaan tak masuk akal yang mereka keluarkan.

Saya benar-benar merindukan kebersamaan ini saat saya merasa benar-benar lelah. Saatnya kembali pulang itulah yang biasanya saya katakan. Sebagian orang menganggap mereka adalah anak-anak kecil yang penuh dengan kenakalan. Namun bagi saya kedatangan mereka ke rumah saya mendatangkan banyak tawa.

Senin, 02 September 2013

Cerpen: Gara-gara Firman Utina

Sudut Pandang Eka Rahwa Fitriani kelas IV SDN Kaligoro

Kejadian ini sebenarnya telah terjadi beberapa tahun lalu tepatnya saat aku duduk di kelas 1. Waktu itu kami belajar bersama setelah sholat dhuhur. Anak kelas rendah (Kelas 1, 2 dan 3) belajar di musholah ditemani mbak Nur. Saat itu sedang ramai-ramainya pertandingan sepak bola asia tenggara atau AFF. Tak satupun dari kami yang tidak mempunyai kaos merah bergambar garuda tersebut. Kami sangat menyukai tim sepak bola kami karena mereka bermain dengan sangat bagus.Bahkan teman-temanku yang laki-laki hampir semuanya bercita-cita menjadi pemain sepak bola yang perempuan juga tidak mau ketinggalan untuk menjadi pemain sepak bola.

Aku sangat menyukai Irfan, ku buktikan dengan memakai kaos bergambar bintang sepak bola tersebut. Sedangkan mbak Manda temanku sangat menyukai Firman Utina yang menjadi kapten tim merah putih.Tak jarang kami bertengkar mengunggulkan idola kami masing-masing.Tapi, itu semua kami lakukan dengan bercanda.

Malam itu kami, anak kelas 1, mendapatkan pekerjaan rumah mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS) Pendidikan Agama Islam. Ada sebuah pertanyaan yang tidak bisa kami jawab. Maka mbak Nur kembali membacakan untuk kami
ALQUR'AN ADALAH FIRMAN?........................
UTINAAAAA....... Jawab mbak Manda langsung dan lantang
Semua yang mendengar dan mengetahui jawaban mbak Manda salah jadi terdiam kemuadian semuanya tertawa bersama-sama.

Mbak Manda ikut tertawa saat  dia sadar dia telah memberikan jawaban yang salah.. Ini adalah kejadian lucu yang mungkin akan selalu aku ingat. Bahkan saat adik kelasku mengerjakan soal yang sama, kami yang tahu kejadian 3 tahun lalu sering kali memberikan jawaban yang sama dengan yang dikatakan mbak Manda. Tapi, sayang sekali adik-adik kelasku kini sudah tidak mengenal Firman Utina.

Kamis, 08 Agustus 2013

Haruskah Kita Menghitung Angpao Lebaran???

Lebaran sudah datang....
Setelah melaksanakan sholat idul fitri, saatnya berkunjung ke rumah sanak-saudara. Sahabat semua sudah minta maaf belum?????..........
Tim oase club berkumpul kembali dalam suasana yang amat ceria. Dihiasi baju-baju indah dan baru. Kami menyempatkan diri berkeliling kampung. Menghaturkan maaf pada setiap orang yang kami jumpai. Tidak lupa memasukkan makanan yang kami sukai ke dalam saku. Hehehe.....
Setelah berkeliling kampung kami semua berkumpul di maskas oase club Dsn Randegan No 140.
Saat menikmati kue lebaran, kebanyakan dari kami sambil menghitung angpau lebaran yang kami dapat. Ada yang mendapatkan Rp 170.000 ada yang mendapatkan Rp 25.000,00. Kami meributkan banyak hal. Membicarakan siapa saja yang memberi kami angpau. Saling membenarkan kalau sejatinya orang yang memberi angpau banyak berarti orang baik. Walah-walah.....
Kebanyakan dari tim oase club saling mengunggulkan perolehan masing-masing. Membuat geleng-geleng kepala, apa cuma ini makna lebaran bagi mereka???

Sahabat. Makna lebaran sejatinya bukan hanya makan dan angpau.
Hari raya idul fitri bertepatan dengan tanggal 1 Syawal. Sahabat tahu tidak arti bulan Syawal????
Syawal berarti peningkatan. Dalam artian segala kebaikan kita harus meningkat dari pada kemarin. Karena selama sebulan penuh kita telah melakukan segala macam perbaikan diri. Selama bulan penuh di bulan Ramadhan kita telah didik untuk menjadi manusia yang lebih baik. Jadi, mulai bulan ini kita harus menjadi pribadi yang lebih baik.
Yang mendapat angpau lebaran sangat banyak jangan lupa ditabung untuk kebaikan kita selanjutnya. Tidak usah cerita kesana-kemari tentang besarnya jumlah angpau kita. Karena bisa menciptakan iri bagi yang mendapatkan angpau lebih kecil. Syukuri apa yang kita dapatkan. Saat bersyukur maka nikmat tersebut akan bertambah. Jangan lupa sambil di infaqkan ya sahabat!!!

Rabu, 07 Agustus 2013

SELAMAT LEBARAN 1434 H

Assalamu'alaikum...............


WE JUST TO SAY "SORRY"


FOR ALL BAD THINGS AND MISTAKE. I HAVE EVER DONE, LET ME ASK YOUR FORGIVENESS FOR ONER ON SPACIAL DAY WHEN JOY AND HAPPINESS ARE AROUND


OASE CLUB Management

Minggu, 04 Agustus 2013

Memanen Sawo



Sawo. Siapa yang tak kenal buah ini. Rasanya yang manis membuat banyak orang menyukainya. Adakah diantara sahabat yang tidak menyukainya. Mungkin hampir semuanya menyukai buah sawo. Hari ini kami di ajak memanen sawo oleh tetangga markas oase club. Kebetulan bapak Lan punya beberapa pohon sawoo yang tumbuh sangat subur dan sangat menyenangkan saat melihat buahnya yang bergerombol. Dengan semangat 45 kami memanjat pohon sawo yang tidak terlalu tinggi. Namun sahabat, saat kita memanen buah sawo maka ada beberapa tips yang perlu sahabat ketahui. agar buah sawo bisa matang dengan sempurna

  1. Pilih yang telah kuning langsat jangan petik yang warna nya hijau. Maksudnya kulit dalamnya sahabat. Kalau sahabat perhatikan kulit sawo ada dua lapisan yang paling luar terasa kasar sedangkan yang lebih dalam terasa halus. Sahabat harus intip yang mana yang berwana coklat kulit dalamnya.
  2. Hati-hati dengan getahnya. Getah sawo sangat banyak jika kita tidak hati-hati maka yang terjadi adalah getahnya akan mengenai kepada kita semua. Bisa gawat sahabat, pakaian kita bisa kotor semua dech. Kita tidak inginkan baju dan tubuh kita terkena getah sawoo yang cukup kental dan sangat lengket.
  3. Bersihkan kulit kasarnya namun jangan di rendam di air. Bersihkan kulit kasarnya dengan kain secara hati-hati. Ingat jangan di rendam di air ya.... cukup di basahi saja
  4. Panaskan, Jangan terlalu lama cukup sampai airnya kering. Kalau terlalu lama justru buah sawonya tidak bisa matang dengan sempurna
  5. Langkah terakhir adalah memasukkan buah sawo dalam plastik. Dan tunggu samapi matang. Dalam beberapa hari kita akan bisa mencium bau harum buah sawo yang telah matang.
Oke... buah sawo kita insya Allah bisa dinikmati saat lebaran beberapa waktu lagi. Sabar ya sahabat dan jangan lupa berdo'a semoga buah sawoo yang kita panen hari ini dapat matang dengan sempurna. @_@

Senin, 15 Juli 2013

Cerpen: Petualangan Dora di Sanrio

Sudut Pandang : Amanda (SDN Kepuh Pandak I Kelas IV)

Hari ini setelah puas bermain air di water land dan sholat dhuhur kami melanjutkan perjalanan ke Sanrio. Sepanjang jalan eka berkaraoke manyanyikan lagu kereta malam. Pak supir sangat baik pada kami. Tidak lama kami sampai juga di Sanrio.

Tempat pertama yang aku datangi adalah bom-bom car. Aku naik sampai empat kami putaran. Eka dan mbak Rahmita menghabiskan uang Rp 40.000,00 yang membuat kami geleng-geleng kepala. Yang paling enak adalah neng Eka dan mbak Nur karena bisa naik bom-bom car gratis. Anak yang masih kecil menyewa mereka terus untuk jadi supurnya.

Setelah bosan bermain bom-bom car aku naik roller coster bersama teman-teman yang lain. Akhirnya kepalaku sedikit pusing, tapi aku sangat senang. Setelah itu kami melihat ke atas ada ruangan bergambar dora dan tulisannya menyerupai rumah hantu "Petualangan Dora" kami semua tertarik untuk masuk.
"Mbak, di dalam sana ada apanya?" Tanya neng Eka pada mbak yang menjual koin
"Lihat aja sendiri mbak. Bagus kok."

Lalu kami memutuskan untuk masuk wahana petualangan dora. kami harus membeli koin besar seharga Rp 5.000,00. Ternyata masuknya hanya boleh 7 orang saja. Dan giliran anak-anak yang masuk pertama diawal jalan mereka sudah lari kembali keluar.
"Rumah hantu." Teriak mereka kembali turun

Rizal yang paling penakut diantara kami langsung turun ke bawah dan  tidak mau masuk lagi. Beberapa teman mencoba menukar kembali koin besar dengan koin kecil tapi mbak penjaganya tidak mengizinkan. Dengan sedikit terpaksa dan memaksa mbak penjaga untuk membolehkan kami masuk semua ke dalam ruangan. Akhirnya kami semua masuk ke dalam. Kami menempatkan mbak Nur di depan barisan dan neng Eka dibelakang barisan. Aku berpegangan erat pada mbak Nur. Dia mengeluarkan kotak pensil, mungkin ingin digunakan sebagai alat memukul hantu, Sepernarnya itu lucu tapi suasananya begitu menakutkan.

Didalam sangat remang-remang di lantai yang kami lewati banyak bergeletakkan boneka-boneka yang menyerupai pocongan. Teman-teman begitu ribut saat harus menelewati keranda dengan tangis bayi yang menjerit-jerit. Kami sampai di sebuah tempat dengan 3 pintu yang ditutupi selambu warna hitam. Mbak Nur menyibakkan selambu dengan kotak pensil dan kami berdua menjerit amat keras diikuti anak-anak yang lain.
"Emoh. Aku gak wani sumpah aku gak wani." teriaknya sampil berusaha lari kebelakang. Namun teman-teman segera menghalanginya. "Eka sampean yang di depan. tukar."
"Mboten, mbak.  Cepetan mbak aku juga takut." Sahut neng Eka dari belakang yang posisinya masih ada di samping keranda karena barisan kami cukup panjang.

Mbak Nur sudah hampir menangis aku rasa dan kami semua juga. Akhirnya mas Dani yang berdiri tidak jauh dari mbak Nur di tarik ke depan sendiri. Sempat terjadi pertengkaran dan perdebatan sampai acara tarik-tarikan. Akhirnya mas Dani kalah dan di dorong mbak Nur keposisi depan. Karena mbak Nur tidak memegangku aku lari kebelakang dengan neng Eka.

Ternyata HPnya mas Dani bisa di pakai senter dan kami berhasil menemukan pintu yang benar untuk keluar. Ternyata ada dibelakang sendiri semakin membuatku takut. Setiap teman-teman yang didepan menjerit aku selalu ikut menjerit. Aku tak tahu pasti apa yang terjadi di depan, tiba-tiba aku dengar suara mas Dani dan yang lainnya teriak minta dikeluarkan. Kami semua ikut berteriak.
"MBAK TOLONGGG KELUARKAN KAMI. MBAK..... TOLONG KELUARKAN KAMI." Teriak kami semua sambil memukuli dinding kayu.

Maka setelah usaha kami sia-sia. Mungkin tak ada orang yang mendengar teriakan kami. Karena ruangannya kedap suara. Akhirnya kami mendengar mas Dani dan mbak Nur kembali bertengkar dan neng Eka berusaha mengingatkan dari belakang.
"Dani cepetan." Teriak neng Eka
"Cepetan-cepetan. Maju sini lo kedapan."

Tangisan bayi dan ringikan kuntilanak semakin menyanyat neng Eka segera mendorong anak-anak untuk maju kedepan. Akhirnya semuanya maju dan kami semua berlari tunggang langgang. Setelah melewati beberapa lorong dengan mata yang benar-benar terpejam akhirnya kami sampai di luar dengan tawa bahagia yang sangat keras.

"Mbak sandalku putus." Kata mbak Arum memelas
"Nanti beli sandal japit di bawah ya..."
"Mbak..." Giliran Harjo yang hampir menangis. Kami lihat dia tak memakai sandal sebelah kirinya. "Mbak sandalku ketinggalan di dalam."

Neng Eka dan mbak Nur yang merupakan pemimpin kami segera tertawa dan turun ke bawah dengan geleng-geleng kepala. Aku yakin mereka takut disuruh mengambil sandal Harjo yang ketinggalan di dalam. Mereka berdua menyuruh mas Dani mengambilkan sandal Harjo.
"Dan, Ambilkan sandalnya Harjo. Dimana tadi lepasnya?" Tanya mbak Nur dari bawah
" Yang kita lari tadi itu lo mbak." Jawabnya mulai menangis

Mas Dani tak menghiraukan perkataan mbak Nur. Neng Eka yang mendorong kami semua dari belakang juga tak mau disalahkan dan mengambilkan. "Aku juga sudah sangat takut di belakang sendiri." Katanya membela diri.

Tak ada yang berani masuk kedalam lagi walaupun Harjo sudah menangis. Kami sebenarnya ingin membantu, Tapi, kami sudah kapok dengan pengalaman yang barusan kami lalui.

Untung dhe Sopiyah mau mengambilkan sandal Harjo. Akhirnya kami semua kembali tertawa. Ini benar-benar pengalaman yang tak terlupakan para penakut yang mencoba bertemu hantu. Kadang aku masih suka tertawa saat mengingat ini semua.

Senin, 08 Juli 2013

1 Ramadhan

Saat sedang beraktifitas mengajar di sekolah, ada sebuah pesan singkat masuk. Tidak hanya sekali namun bebrapa kali dan setelah saya baca sekilas pesan-pesan itu berbunyi hampir sama. 
"mbak puasa ramadhan kapan?"
Ternyata bukan hanya pemerintah yang nanti sore akan menggelar sidang isbat anak-anak oase clubpun ikutan memikirkan dan memusingkan kapan mereka harus memulai puasa ramadhan. Dengan segera kubalas pesan-pesan tersebut secara bersamaan. 
"Tanggal 1 Ramadhan"
"Maksudnya?" ; "Sampean mulai puasa hari apa?" ; "Aku nanti kerumah pean ya..." berbagai macam respon yang saya terima dari para pencari ilmu tersebut dan saya harus menyiapkan jawaban yang mudah diterima mereka sejak sekarang sebelum mereka datang ke rumah saya.

Selepas Maghrib beberapa anak oase club berkumpul dan bertanya-tanya tentang awal mula puasa Ramadhan. Sidang isbat yang dilakukan pemerintah belum juga mendapatkan keputusan padahal sebentar lagi akan datng waktu sholat isya'. Jika esok adalah awal Ramadhon jelas hari ini umat Islam harus melakukan shalat tarawih.
"Jadi?"
Jadi, memang akan terjadi perbedaan. Perbedaan itu ibarat jurang dan manusi-manusia yang berbeda itu terpisah antara jurang tersebut. Padahal manusia tidak bisa hidup sendiri, kita memerlukan orang lain untuk terus melangsungkan hidup. Jika satu desa adalah pedagang semua maka siapa yang akan jadi pembeli, jika satu desa berprofesi sebagai buruh semua maka siapa yang akan memberi gaji. Intinya manusia memang harus ada yang memeliki peranan masing-masing. Manusia yang terpisah oleh jurang tersebut pasti memerlukan seseorang yang berada disebrang jurang suatu saat bukan.
Jadi jika jurang adalah sebuah perbedaan, maka kita jangan pernah berbuat hal yang semakin memperdalam jurang tersebut, semakin memperdalam jurang tersebut. Kita harus membuat sebuah jembatan agar saling dapat menyebrang dan kembali berkumpul saling melengkapi.
Kita tidak perlu melemparkan pertanyaan pada setiap orang yang kita temui tentang kapan mereka memulai puasa ramadhan, kapan mereka melakukan sholat idul fitri atau sholat idul adha.
Kita yakin setiap kita pasti punya alasan masing-masing kenapa kita melakukan awal puasa misalnya pada tanggal 9 Juli 2013 atau pada tanggal 10 Juli 2013. Dan kita tidak berhak memaksakan bahwa teman kita atau saudara kita harus sama dengan kita. Jika kita saling menghormati, saling mengerti berarti kita telah membangun sebuah jembatan atas perbedaan yang kita hadapi.
Perbedaan itu sebenarnya indah. Lihatlah pelangi dia tampak indah karena perbedaan warnanya. Kita dapat melihat keindahan karena ada pembandingnya karena dapat membedakannya.
Jadi, sahabat berbeda boleh saja asalkan kita tahu batasannya dan waktunya. oke.

Kamis, 04 Juli 2013

Sahabat...

Melihat mata-mata sembab beberapa anggota oase club yang biasanya dikenal paling ramai saat berkumpul semua. Membuat saya terharu.
Kali ini mereka merasakan bagaimana rasanya kehilangan. Salah satu dari anggota kami yang baru lulus SD memutuskan melanjutkan sekolah SMP di pondok pesantren yang sebenarnya masih wilayah Mojokerto juga. Tapi, jelas karena dia harus tinggal di pondok maka dia tidak akan ketemu dengan teman-temannya sehari-hari. 
Dalam keseharian pertemanan mereka, Laili, sering kali menjadi kambing hitam anak-anak, tidak jarang dia sering kali menjadi bahan lelucon. Saya kadang sampai merasa bingung menghentikan anak-anak yang menjadikan temannya bahan lelucon. Tapi, saya sedikit bersyukur, Laili yang cuek dan PD abis tidak pernah ambil pusing dengan ledekan Rahmita and the gank.
Dan saya cukup terkejut melihat dan mendengar teman-teman Laili menangis tersedu-sedu saat dia berpamitan akan pergi kepondok tadi siang. Mereka berpelukan erat saling memaafkan dan mendo'akan. Mereka bahkan meminta Laili segera pulang dari pondok.
Saya rasa mereka akan sangat kehilangan bahkan saat hari mulai gelap mereka masih juga membicarakan Laili dan sikap jahil yang mereka lalukan saat Laili masih ada diantara mereka. Tak jarang mereka tertawa-tawa namun masih terbayang gurat sedih karena tidak dapat bertemu dengan Laili dalam beberapa waktu.

Itulah sebenarnya makna sahabat menurut saya. Saat mereka mengganngap temannya seperti saudaranya, bagian dari dirinya. Kita sering kali melupakan arti keberadaan seseorang saat orang itu masih ada bersama kita namun saat orang tersebut telah pergi dari kita maka kita akan tahu betapa berartinya dia bagi kita.

Setiap hari mereka bertemu, mewarnai hari bersama-sama.Bermain, belajar dan bahkan tak jarang diwarnai adu mulut. Dan ternyata kejadian-kejadian itu mengikatkan mereka. Namun takdir memang harus berkata lain. Mereka harus terpisah jarak dan waktu kebersamaan mereka mulai pudar. 

Dan yang dikatakan sahabat sejati adalah kita tetap merasa dekat walau terpisah jarak dan waktu karena hati kita terikat. Saya harap hati-hati kami akan selalu terikat satu sama lain.

"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah terkumpul untuk mencurahkan cinta hanya kepadaMu, bertemu untuk taat kepadaMu, bersatu dalam rangka menyeruMu, dan berjanji setia untuk membela syariatMu, maka kuatkanlah ikatan pertaliannya, ya Allah, abadikanlah kasih sayangnya, tunjukilah jalannya, dan penuhilah dengan cahayaMu yang tidak akan pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan tawakal kepadaMu, Hidupkanlah dengan marifahMu dan Matikanlah dalam keadaan syahid di jalanMu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong." Amin

Jumat, 21 Juni 2013

Sekapur Sirih di Hari Kenaikan Kelas dan Kelulusan

Hari ini tim oase club datang dengan buku bersampul merah di tangannya. Dengan wajah-wajah sumringah mereka datang. kami pun menyambut mereka dengan senang. Dengan beberapa hadiah kerajinan tangan yang telah kusediakan. Semester ini dan juga merupakan kenaikan kelas ada Eka Rahma, Amanda, Rizal, Erlinda, Hilma yang menjadi juara kelas sementara ada ada Nisa, Rahmita, Sinta, Diva, Arum, Risa, Lilis, Dinda, Candra yang berhasil menjadi juara dua dan tiga sementara yang lainnya mengalami kenaikan nilai.

Kami turut senang dengan hasil yang dicapai mereka semua. Kami memang menyiapkan hadiah untuk para juara dan yang menduduki peringkat dua dan tiga. Namun, kami juga membagikan permen bagi yang mendapatkan nilai lebih dari semester kemarin.

Kami mengungkapkan rasa bangga teruntuk adik-adik oase club yang telah berusaha maksimal untuk semester ini. Dan kami harap disemester depan kalian akan mendapatkan nilai yang lebih baik. Berusaha lebih maksimal dan kalian akan tidak menyesal nantinya.

Pesan kami pada yang berhasil memperoleh peringkat maka harus belajar lebih siapa yang memakai mahkota harus merasakan beratnya. Jangan merasa kalian sudah tak terkalahkan karena jelas persaingan akan semakin kuat. Dan saat ini yang masih menjadi peringkat sepuluh besar dan juga yang belum, mari berjuang dan belajar lebih gait. Kami yakin kamupun bisa menjadi juaranya. Kami yakin kamu bisa mengalahkan teman-temanmu asal kamu berusaha.

Kami juga mengucapkan selamat untuk adik-adik kami yang baru menyelesaikan sekolah tingkat SD/MI untuk Rahmita, Arum, Mita, Laili, Santi, Rofi', 3 idiot (Iqbal, Yuzak dan Nizar), Nova, Farid, Bayu dan tidak ketinggalan si usil Mario. Dan juga untuk Dimas dan Hania yang menyelesaikan jenjang SMP. 

Kami pesan kelulusan bukanlah akhir dari perjuanganmu namun awal perjuanganmu. Cari sekolah yang lebih tinggi dan siapkan dirimu untuk menjadi pembawa tongkat estafet perjuangan bangsa. Dan dimanapun kamu maka ingat kewajibanmu dan belajar, belajar dan belajar. Oke!

SEMOGA SUKSES PARA PEWARIS NEGERI "OASE CLUB" 
Kami nantikan kesuksesanmu. 
Love you all, be the best and God bless you @_@

Minggu, 16 Juni 2013

Becak Gowezzzz dan Manfaatnya

Akhir-akhir ini becak gowezz cukup ngetren di daerah kami. Siapa yang tidak mengetahui becak gowez ini. Kendaraan ramah lingkungan yang dapat dikendarai beramai-ramai. Dengan biayah Rp 10.000,00 kita bisa menikmati mengayuh gowezz selama sejam dan dengan menambah Rp 5.000,00 kita bisa mengayuh gowez selama satu jam ditemani musik dan lampu yang berkelip-kelip.
Anak-anak oase club tak mau ketinggalan. Saat matahari belum menampakkan diri kami berangkat ke tempat persewaan becak gowezz.
Tepat pukul lima pagi saat ibu-ibu sedang sibuk berbelanja kami menikmati perjalanan mengayuh becak gowez dikegelapan pagi.
Banyak manfaat yang dapat diambil saat kita mengayuh sepeda lo kawan. Sama halnya dengan mengayuh becak gowez...
  1. Membantu kerja otot. mengayuh sepeda dapat meningkatkan kerja otot-otot bagian bawah seperti panggul, pinggang dan otot betis
  2. Membantu penyembuhan nyeri sendi
  3. Baik bagi kesehatan jantung. Selain meningkatkan aliran darah dalam tubuh. bersepeda juga dapat mencegah penyumbatan jantung. Menurut sebuh penelitian medis bersepeda selama 30 menit setiap hari menurunkan kemungkinan stroke jantung
  4. Pereda setres dan depresi. Apalagi jika dilakukan bersama-sama maka kita akan menjadi bahagia dan melupakan permasalahan kita.
  5. Meningkatkan pernafasan
  6. Melatih kekompakan. Kenapa? karena saat mengayuh becak gowez dan kita tidak mengayuh secara bersama-sama maka akan timbul permasalah seperti lepasnya rantai becak yang dibuat pararel depan belakang.

Rabu, 15 Mei 2013

Cerpen: Makroni Setan

Sudut Pandang : Rahmita (SDN Kaligoro Kelas VI)

Malam ini saat sedang belajar bersama. Mario, si kempes, datang telat dengan membawa makroni setan diplastik ukuran 1 kg penuh. Hari ini rata-rata dari kami tidak ada yang mendapat PR jadi kami belajar dengan sedikit bersantai.

Mario, si tukang buat keonaran itu, menawarkan makroni setannya pada kami. Dan kami yang berjumlah kurang lebih 23 langsung menyikat habis makroni setan tersebut. Lidah kami rasanya sudah panas tapi kami tetap ingin makan makroni setan lagi.

Ternyata di dompetku ada uang RP 5.000,00 lalu aku menyuruh mas Iqbal dan Mario membeli makroni setan lagi. Mbak Nur berusaha melarang kami tapi kami tak perduli.

Dan makroni setan tahap 2 pun kami habiskan dalam waktu singkat. Minuman yang kami bawa habis sampai sangat bersih. Namun, rasa pedas itu belum juga kunjung hilang.

Akhirnya rencana belajar kami sedikit kacau. Kami menghabiskan waktu belajar kami dengan bersenang-senang dan makan makroni mbak Eka dan Mbak Nur sedikit marah pada kami dan membiarkan kami pulang lebih awal.

Keesokan harinya saat hendak berangkat sekolah, ada yang tidak beres dengan perutku. Seandainya aku belum kelas vi pasti aku memutuskan tidak masuk sekolah karena perutku sangat sakit. Aku berangkat kesekolah agak telat dari biasnya. Kulihat di tempat kami mangkal sebelum berangkat sekolah masih sangat sepi.
"Yang lain kemana?" Tanyaku pada Laili yang ternyata datang ketempat kami mangkal lebih awal dari aku. Padahal hari biasanya dia datangnya paling telat.
"Eka sama Dinda tidak masuk soalnya perutnya sakit. Diare."
"Mbak, perutku mules." Kata Fatul keluar rumah, rumahnya di depan tempat mangkal kami. "Aku ingin tidak masuk mbak tapi dimarahi ibu." Lanjutnya dengan wajah cemberut.

Semua teman-temanku sakit perut. Aku jadi merasa bersalah. Ini semua karena makroni setan yang kami beli kemarin. Seandainya kami nurut apa kata mbak Nur dan mbak Eka. Seandainya aku tidak memaksa belu makroni setan lagi pasti teman-temanku tidak akan sakit perut.

Semuanya sudah berlalu. Sekarang yang harus aku ingat adalah tidak makan-makanan yang sangat pedas, seperti makroni setan, ini lagi dengan terlalu banyak.

Dalam hati aku hanya bisa meminta maaf pada teman-teman. Dan semoga mereka lekas sembuh begitu juga dengan ku. Aku akan ingat kejadian ini dan menjadikannya sebuah pelajaran .

Minggu, 12 Mei 2013

Cerpen : Aku Malu

Sudut Pandang : Diana (SDN Kaligoro Kelas IV)

Malam ini suasana oase club begitu bising. Hampir setiap anak mendapatkan PR. Mbak Nur dan Mbak Eka tampak benar-benar pusing. Bu Siti terus mengingatkan kami untuk tidak ribut. Aku, Ema, Dinda dan Eva mendapatkan tugas matematika tentang KPK yang cukup memusingkan.

Semua anak berteriak-teriak minta mbak Nur atau mbak Eka membantunya menyelesaikan PR masing-masing. Aku dan teman-teman kelas iv mengerjakan soal dengan menikmati camilan yang kami beli. Tiba-tiba perutku sedikit mulas.

Sambil tersenyum menghadap teman-teman aku berdiri menjauh mendekati pepohonan.
"Kenapa mau kentut ya?" Tanya Eva
Aku hanya tersenyum sambil mengangguk.
Eva menggingatkanku untuk hati-hati takut ada katak yang bisa loncat-loncat, yang biasa kita sebut bedindang. Itu adalah hewan yang paling aku takuti
"Diana, Kodok." Teriak Ema keras dan kemuadian aku meloncat kebelakang
KRUSEK.... BLUK....aku terjatuh di semak-semak bunga.

Suasana menjadi benar-benar hening, semua menoleh padaku. Masih didalam semak-semak bunga kesayangan pemilik rumah, aku mencoba tersenyum. Kemudian teman-teman semua tertawa dan meledekku. Termasuk mbka Eka dan mbak Nur. Mereka semua menertawakan aku. Aku yang awalnya tertawa tiba-tiba menangis. Semua kembali terdiam

"Kanapa nangis? Sakit ta?" Tanya mbak Eka yang cukup dekat dengan ku. Berusaha membantuku berdiri
Mbak Nur datang membawa segelas air. "Mana yang sakit? Tadi awalnya pean tertawa. Kok sekarang menangis. Ada yang terluka ta?"

Aku menggeleng pelan sambil berusaha menghentikan isak tangisku. "Terus kenapa kok menangis?" bu Siti ikut bertanya padaku. Prihatin dengan yang kualami.

Teman-teman mulai diam dan mungkin mengkhawatirkan aku. Ema tampak bersalah padaku, mecoba meneangkanku dan meminta maaf.

Disela tangisku aku jawab "AKU MALU." sambil kembali menangis
Dan kemudian semua anak kembali menertawakan aku dengan terpingkal-pingkal. Lalu aku menangis sambil tertawa.